Dokumen berikut disiapkan untuk usaha Produk Herbal yang menjual jamu instan. Bagian bertanda garis bawah perlu diisi sesuai kondisi usaha Anda. Setelah disalin, simpan sebagai PDF agar formatnya tidak berubah.
Catatan penerapan untuk kategori ini
- Status izin: memerlukan izin edar BPOM atau izin edar herbal.
- Hindari klaim menyembuhkan penyakit dalam deskripsi.
- Kirim dari Solo dan cantumkan estimasi tiba yang realistis.
Isi dokumen
SURAT PESANAN PEMBELIAN (PURCHASE ORDER)
Nomor: PO/____/____
Tanggal: ____
Kepada: ____
Dari: Herbal Nusantara, Solo
Mohon disiapkan pesanan berikut:
No | Barang | Spesifikasi | Jumlah | Harga | Total
1 | jamu instan | ____ | ____ | Rp____ | Rp____
Total: Rp____
Ketentuan:
1. Pengiriman paling lambat ____ ke alamat ____.
2. Barang harus sesuai spesifikasi; barang tidak sesuai dapat dikembalikan.
3. Pembayaran dilakukan ____ hari setelah barang diterima dan diperiksa.
4. Sertakan surat jalan dan faktur pajak bila tersedia.
Disetujui oleh,
Nama Pemilik
Cara memakai
- Sebutkan spesifikasi sedetail mungkin untuk menghindari salah kirim.
- Tetapkan konsekuensi bila barang tidak sesuai.
- Simpan PO sebagai dasar klaim bila terjadi selisih.
Template ini adalah titik awal, bukan produk hukum final. Untuk nilai transaksi besar, sengketa yang sedang berjalan, atau ketentuan khusus, konsultasikan dengan penasihat hukum.
Penyesuaian untuk usaha kecil
| Bagian | Yang perlu disesuaikan | Contoh |
|---|---|---|
| Identitas | Nama, alamat, dan kontak | Herbal Nusantara, Solo |
| Produk | Jenis barang yang dijual | jamu instan |
| Nilai | Harga dan termin | Rp____ |
| Jangka waktu | Masa berlaku | 12 bulan |
Setelah dokumen disalin, periksa kembali tiga hal: kesesuaian nama pihak, kejelasan nilai dan waktu, serta ketentuan yang berkaitan dengan jamu instan. Ketiga hal ini paling sering menjadi sumber sengketa pada usaha kecil.
Kapan dokumen ini dipakai
- Saat mengirim penawaran ke pembeli baru.
- Saat menagih pembayaran yang jatuh tempo.
- Saat pembeli meminta bukti transaksi resmi.
Kesalahan pengisian yang sering terjadi
- Nomor dokumen tidak berurutan
- Tidak mencantumkan jatuh tempo
- Rincian barang terlalu umum
- Lupa menulis metode pembayaran
- Tidak mencocokkan total dengan pesanan
Untuk usaha Produk Herbal, kesalahan yang paling mahal biasanya bukan pada redaksi kalimat, melainkan pada ketidaksesuaian antara isi dokumen dan praktik sehari-hari. Bila dokumen menyebut pengiriman 1×24 jam tetapi operasional Anda 2×24 jam, dokumen itu justru memperbesar risiko sengketa.
Sebelum dipakai, uji satu pesanan: apakah seluruh janji di dokumen bisa dipenuhi dengan kapasitas hari ini? Bila tidak, sesuaikan dokumennya, bukan memaksakan operasional.
