Dokumen berikut disiapkan untuk usaha Tas yang menjual tas kanvas. Bagian bertanda garis bawah perlu diisi sesuai kondisi usaha Anda. Setelah disalin, simpan sebagai PDF agar formatnya tidak berubah.
Catatan penerapan untuk kategori ini
- Status izin: tidak memerlukan izin edar khusus.
- Sebutkan dimensi dan kapasitas barang yang bisa dimuat.
- Kirim dari Jakarta dan cantumkan estimasi tiba yang realistis.
Isi dokumen
Halo Kak, pesanan tas kanvas sudah masuk keranjang ya.
Sebelum checkout, ada satu hal yang sering dibeli bersamaan: ____. Kalau digabung, ongkos kirimnya tetap satu dan packaging lebih aman.
Stok varian yang Kakak pilih tersisa ____ unit. Kalau mau saya bantu pisahkan menjadi satu pesanan, tinggal balas chat ini.
Cara memakai
- Tawarkan satu produk tambahan saja, jangan lebih.
- Jelaskan manfaat penggabungan: ongkir dan kemasan.
- Gunakan kelangkaan yang benar, jangan mengarang stok.
Template ini adalah titik awal, bukan produk hukum final. Untuk nilai transaksi besar, sengketa yang sedang berjalan, atau ketentuan khusus, konsultasikan dengan penasihat hukum.
Penyesuaian untuk usaha kecil
| Bagian | Yang perlu disesuaikan | Contoh |
|---|---|---|
| Identitas | Nama, alamat, dan kontak | Kanvas Harian, Jakarta |
| Produk | Jenis barang yang dijual | tas kanvas |
| Nilai | Harga dan termin | Rp____ |
| Jangka waktu | Masa berlaku | 12 bulan |
Setelah dokumen disalin, periksa kembali tiga hal: kesesuaian nama pihak, kejelasan nilai dan waktu, serta ketentuan yang berkaitan dengan tas kanvas. Ketiga hal ini paling sering menjadi sumber sengketa pada usaha kecil.
Kapan dokumen ini dipakai
- Saat pembeli berhenti di keranjang.
- Saat menawarkan paket tambahan.
- Saat mengingatkan pesanan yang belum dibayar.
Kesalahan pengisian yang sering terjadi
- Mengirim pesan berulang kali
- Menawarkan terlalu banyak produk sekaligus
- Mengarang kelangkaan stok
- Tidak menghormati penolakan
- Tidak mengukur hasilnya
Untuk usaha Tas, kesalahan yang paling mahal biasanya bukan pada redaksi kalimat, melainkan pada ketidaksesuaian antara isi dokumen dan praktik sehari-hari. Bila dokumen menyebut pengiriman 1×24 jam tetapi operasional Anda 2×24 jam, dokumen itu justru memperbesar risiko sengketa.
Sebelum dipakai, uji satu pesanan: apakah seluruh janji di dokumen bisa dipenuhi dengan kapasitas hari ini? Bila tidak, sesuaikan dokumennya, bukan memaksakan operasional.
